Connect with us

BANTUL

Dari Sampah Jadi Berkah

Published

on

BANTUL – Ditengah gejolak sampah yang masih belum teratasi, adalah Suratno, warga Padukuhan Siten, Sumbermulyo, Bambanglipuro yang sekaligus ketua Bank Sampah Gerbang Pilah. Di kelompok ini, sampah plastik yang tidak laku dijual diolah menjadi minyak tanah yang dapat dijual dan digunakan kembali oleh warga sekitar.

Menurut Suratno, pengolahan sampah plastik menjadi minyak tanah ini adalah riset dari salah satu dosen Universitas di Yogyakarta November 2019 silam. Sampah-sampah yang masuk dipilah. Kemudian sampah plastik yang tidak laku dijual, diolah menggunakan alat pemanas pada suhu 400 derajat celcius hingga menjadi minyak tanah.

“Daya tampung alat hanya 20kg. Dari 20 kg sampah plastik ini jika dirata-rata dapat menjadi 12 liter minyak tanah,” ujar Suratno. Suratno juga bercerita, karena keterbatasan tenaga dan alat, untuk sementara minyak tanah hasil olahan ini hanya dijual kepada anggota kelompok saja.

Aksi Suratno dan kelompoknya ini diharapkan dapat menjadi contoh kepada masyarakat luas untuk terus melakukan inovasi dalam mengolah sampah. Dari sampah menjadi berkah. (bantulkab.go.id)

Copyright © 2022 Jogjaterkini.com