Connect with us

SLEMAN

Dukung Petani, Pemkan Salurkan 2,4 Ton Pupuk Bagi Petani Bawang Merah

Published

on

Dukung Petani, Pemkan Salurkan 2,4 Ton Pupuk Bagi Petani Bawang Merah
SLEMAN – Selasa (24/5) siang, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa melakukan panen bawang merah di bulak Karang, Kalurahan Tirtomartani, Kalasan, Sleman. Acara tersebut juga sekaligus penutupan Sekolah Lapang Tahun 2022 yang telah dilaksanakan selama dua bulan sejak Maret lalu.
Pada kesempatan tersebut Danang mengaku bangga dengan para petani karena berperan besar dalam memenuhi kebutuhan pangan di Kabupaten Sleman. Menurutnya kesejahteraan petani dapat lebih meningkat jika terus diberikan pendampingan dan dukungan dari berbagai pihak. Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman memberikan sejumlah bantuan dan pelatihan demi memberdayakan petani agar lebih sejahtera.“Setelah diberikan pelatihan melalui Sekolah Lapang, ini kita berikan bibit silahkan ditanam, nanti hasilnya silahkan panjenengan manfaatkan,” ujarnya.
Lebih lanjut Danang menyebut petani sebagai pahlawan pangan. Dikatakan bahwa petani akan selalu berjuang demi menghasilkan hasil panen yang baik dalam berbagai situasi dan kondisi. “Ada seorang tani yang bilang sama saya, mau harganya naik apa turun, petani akan terus menanam. Panas atau hujan tetap menanam. Karena itu sudah hobi,” kata Danang.
Sementara Janu Riyanto melaporkan bahwa acara panen bawang merah ini merupakan bagian dari kegiatan Sekolah Lapang Tahun 2022. Sekolah Lapang ini diikuti oleh sebanyak 225 peserta. Adapun yang ditanam adalah bawang merah varietas tajuk di lahan seluas 1 hektar. “Hasil yang dipanen sebanyak 26 ton bawang basah. Jika dikeringkan jadi 17 ton,” jelasnya.
Dalam acara tersebut Danang juga menyerahkan bantuan fasilitas pengembangan bawang merah, diantaranya 10.000 kg bibit umbi bawang merah, 50 rol mulsa hitam perak dan 2450 kg NPK. Sebelumnya, pada hari Senin (23/5) kemarin, Danang juga melakukan tanam bawang merah di Banjeng, Maguwoharjo, Depok, Sleman.
Menurutnya bawang merah dan cabai merupakan holtikultura yang mempunyai harga cukup tinggi, sehingga patut untuk dikembangkan. (slemankab.go.id)

Copyright © 2022 Jogjaterkini.com