Connect with us

BANTUL

Pelatihan Pengolahan Sampah Organik dengan Manggot Dukung Bantul Bersama

Published

on

BANTUL – Komitmen Kabupaten Bantul dalam mewujudkan Bantul Bersih Sampah 2025 (Bantul Bersama) didukung oleh banyak sektor. Tim Penggerak PKK salah satunya yang juga gencar melakukan pendampingan dan sosialisasi pengolahan sampah di Kabupaten Bantul.

Emi Masruroh Halim, Ketua TP PKK Kabupaten Bantul menyambangi kediaman Dukuh Sanden, Kalurahan Murtigading, Kapanewon Sanden, guna mendampingi ibu-ibu di wilayah padukuhan tersebut dan sekitarnya untuk mengikuti pelatihan pengolahan sampah organik dengan metode ember tumpuk (13/05).

“Penyelesaian sampah di tingkat rumah tangga menjadi budaya yang baik bagi kita, sampah yang dipilih itu pasti residunya akan lebih sedikit”, terang Emi.

Dinas Lingkungan hidup bersama dengan Pokja 4 TP PKK Kabupaten, mengenalkan teknik pengolahan sampah organik dengan metode ember tumpuk. Dua ember yang sudah dilubangi di bagian-bagin tertentu kemudian ditumpuk menjadi satu dan pada bagian atasnya diisi dengan irisan buah-buahan busuk sebagai media pengundang lalat tentara hitam (bsf) untuk bertelur.

Telur lalat bsf akan menetas menjadi maggot. Maggot inilah yang nanti memiliki peran untuk menguraikan sampah organik di dalam ember. Proses pembuangan sampah organik ke dalam ember dilakukan ketika sudah terdapat maggot di dalamnya, kurang lebih dua minggu pasca proses dimulai.

Kalurahan Murtigading sendiri akan menjadi pilot project untuk pengolahan sampah organik dengan memanfaatkan maggot. Kedepannya, masing-masing padukuhan dj Kalurahan Murtigading akan memiliki rumah maggot, sebagai pusat pengolahan smapah organik di tingkat padukuhan.(bantulkab.go.id)

Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 Jogjaterkini.com