YOGYAKARTA – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pariwisata Yogyakarta kembali gelar Car Free Day (CFD). Kegiatan yang bertajuk Tandang Jogja Kreatif ini dilaksanakan di Jalan Ipda Tut Harsono area timur Balai Kota mulai pukul 06.00 hingga 09.30 WIB (15/5).

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi, Kepala Dinas Pariwisata Yogyakarta Wahyu Hendratmoko, beserta rombongan turut hadir dengan mengendarai sepeda onthel bersama komunitas KOSTI DIY, disambut dengan penampilan dari Tari Lenggot Siwi dari Sanggar Argodumilah, Rejowinangun.

Kepala Dinas Pariwisata Yogyakarta Wahyu Hendratmoko dalam laporannya memaparkan bahwa sejak pandemi Covid-19 melanda, industri pariwisata adalah salah satu sektor yang merasakan secara langsung pada melambat dan terhambatnya roda perekonomian. Pelaksanaan Tandang Jogja Kreatif ini merupakan upaya untuk membangkitkan kegiatan ekonomi dan pariwisata kota Yogyakarta.

Sesuai dengan tema yang diambil yaitu Temu Kanca Tandang, kegiatan ini merupakan ruang bertemunya berbagai lapisan masyarakat dan juga Pemerintah Kota Yogyakarta sebagai ajang silaturahmi di tengah kota untuk saling memberikan energi positif dalam upaya pemulihan perekonomian.

“Tandang Jogja Kreatif ini merupakan uji coba pelaksanaan event di area tengah kota untuk mempertemukan banyak elemen dan juga menciptakan potensi untuk diadakannya kembali event semacam ini dalam rangka mendorong geliat ekonomi terutama pendukung industri pariwisata Yogyakarta,” tambahnya.

Sejalan dengan itu, Wakil Walikota Heroe Poerwadi dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Tandang Jogja Kreatif merupakan bentuk upaya pemulihan dan membangkitkan ekonomi, serta memberi rasa percaya diri dan semangat kepada pelaku industri pariwisata di Kota Yogyakarta. Mengingat kegiatan offline sudah mulai dilonggarkan dengan tatanan baru, maka dari itu kesempatan tersebut harus bisa dimaksimalkan.

“Di tengah euforia kegiatan seperti ini, kita perlu ingat dan bertanggungjawab agar Covid-19 tidak meningkat lagi, kalau ini bisa terus lakukan Insya Alloh kita benar-benar bisa pulih secara menyeluruh. Jadi mulai sekarang kita harus menata dan mempersiapkan diri agar kita bisa pulih dan bangkit lebih cepat. Mulai dari produksi, pemberian layanannya, promosi, dan kegiatan lain yang memungkinkan terjadinya transaksi ekonomi di masa pemulihan ini ” jelasnya.

Gelaran Tandang Jogja Kreatif turut dimeriahkan oleh hiburan dan edukasi serta prosesi pembagian 200 Sego Gurih dalam porsi takir kepada para pengunjung sebagai betuk rasa syukur dengan diiringi musik Hadroh Rebana Gita Nasyid dari Kampung Winong. Selain itu terdapat 65 stand UMKM, mulai dari UMKM Kemantren Umbulharjo, Gondokusuman, Tegalrejo, dan tingkat kota lainnya dengan berbagai jenis produk kerajinan, fesyen, tanaman hias, dan kuliner.

Sementara itu pengisi acara edukasi adalah dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Yogyakarta, mengenai penanganan kebocoran gas dan animal rescue. Kemudian dari Rumah Sakit Grasia yang juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan jiwa dan cek gizi.

Kemudian pengisi acara hiburan ada Awan Sky Band, Sanggar Pamong Universitas Sarjanawiata Tamansiswa, Coaching Clinic Slow Jogging Indonesia, dan Sariswara Tamansiswa yang semakin memeriahkan acara dengan mengajak seluruh pengunjung ikut dalam menyanyikan tembang dolanan anak serta gerakannya. (jogjakota.go.id)