Connect with us

YOGYAKARTA

Parade Batik Keluarga Luar Biasa, Ajang Tingkatkan Rasa Percaya Diri

Published

on

Parade Batik Keluarga Luar Biasa, Ajang Tingkatkan Rasa Percaya Diri

Yogyakarta – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X percaya bahwa para peserta yang ikut serta dalam Parade Batik Keluarga Luar Biasa dapat mengambil banyak manfaat. Beberapa di antaranya adalah meningkatkan rasa percaya diri dan keberanian untuk tampil, meningkatkan kemampuan untuk saling bekerja sama, serta sebagai sarana untuk mengekspresikan diri.

Demikian disampaikan Wakil Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) DIY Suhirman saat membacakan sambutan Gubernur DIY dalam acara Parade Batik Keluarga Luar Biasa pada Selasa (07/06) pagi. Mengusung tema “Anak Hebat Keluarga Terlibat”, acara ini digelar di Pendopo Agung, Royal Ambarrukmo Hotel, Depok, Sleman, Yogyakarta.

“Saya menyampaikan apresiasi terhadap tema yang dipilih “Anak Hebat, Keluarga Terlibat”, yang tentunya lahir dari pemahaman atas suatu fakta yang tak terbantahkan, membesarkan seorang anak tidak bisa diserahkan kepada satu pihak saja. Semua harus peduli dan terlibat. “It takes a village to raise a child”,” ujar Suhirman.

Adapun berkaitan dengan batik, dikatakan Suhirman bahwa seperti yang diketahui bersama, Yogyakarta menyandang predikat Kota Batik Dunia. Sebuah predikat yang sangat membanggakan, yang di sisi lain, harus dimaknai sebagai cambuk bagi masyarakat DIY untuk terus melestarikan dan memaknai batik, serta menjadikan batik sebagai bagian dari identitas kita.

“Saya memandang ini sebagai sebuah acara yang sangat positif. Sebuah upaya untuk semakin memperkenalkan batik, sekaligus untuk makin menumbuhkan rasa cinta dan rasa bangga terhadap seni batik,” ucap Suhirman.

Pada kesempatan ini, hadir pula istri dari Wakil Gubernur DIY GKBRAy A. Paku Alam. Ditemui pada sela acara, Gusti Putri mengungkapkan bahwa dirinya sangat senang atas diselenggarakannya acara ini.

“Jadi anak-anak mempunyai rasa percaya diri yang tinggi bahwa mereka mampu melakukan lomba-lomba ataupun kegiatan di Hotel Ambarrukmo ini. Ini luar biasa sekali, saya senang sekali dengan diadakannya acara ini. Semoga saja acara ini bisa berkelanjutan atau terus-menerus diadakan untuk membina bakat mereka dan juga untuk percaya diri anaknya sendiri,” tutur Gusti Putri.

Gusti Putri juga berpesan kepada para orang tua dari anak-anak berkebutuhan khusus agar dapat mencintai mereka dengan sepenuh hati. “Karena itu akan membawa anak lebih gembira dan bisa mandiri. Cinta kasih orang tua itu sangat diperlukan, juga cinta kasih lingkungan pada mereka. Saya juga menghimbau kepada masyarakat, hargailah mereka dan juga kita harus merangkul biar mereka mandiri untuk hidup di dunia ini,” kata Gusti Putri.

Sementara itu, Ketua Panitia Parade Batik Keluarga Luar Biasa Aris Widayanti menyampaikan, acara yang diselenggarakan oleh SLB Negeri 1 Yogyakarta ini yakni dalam rangka memperingati hari Keluarga Nasional. “Kami mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada hadirin sekalian yang telah meringankan langkahnya untuk hadir membersamai anak-anak berkebutuhan khusus, anak-anak istimewa karunia tuhan,” ungkap Aris.

Aris menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan bakat dan minat anak-anak berkebutuhan khusus serta meningkatkan peran keluarga dan masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yang inklusif dimulai dari sekolah. Harapannya, dapat berkembang pesat pada masyarakat Yogyakarta sehingga bersama dapat memberdayakan anak-anak berkebutuhan khusus yang ada di DIY. Selain itu, dikatakan Aris, pelaksanaan Parade Batik Keluarga Luar Biasa ini difasilitasi oleh Royal Ambarrukmo Hotel dan didukung oleh instansi-instansi terkait lain di DIY.

“Kami berharap kegiatan semacam ini dapat kami laksanakan setiap tahun, agar anak-anak berkebutuhan khusus dapat mengembangkan bakat dan minatnya sehingga potensinya dapat berkembang optimal,” harap Aris.

Adapun kegiatan lomba Fashion Show Parade Batik 2022 dalam Parade Batik Keluarga Luar Biasa ini, diikuti oleh 49 pasang peserta yakni para siswa dari Sekolah Luar Biasa (SLB) se-DIY. Setiap pasang peserta tersebut, terdiri dari siswa dan orang tua atau guru yang kemudian secara berpasangan menampilkan busana hasil karya batik masing-masing siswa.

Terbagi dalam tiga tema pakaian, yakni kasual, semi formal, dan formal atau pesta, Lomba Fashion Show Parade Batik 2022 ini memiliki 10 kategori pemenang yang terdiri dari Juara 1, 2, dan 3. Sepuluh kategori tersebut antara lain, kategori Pakaian Semi Formal, Pakaian Kasual, Pakaian Formal, Pakaian Kasual 2, Foto Model, Top Model, Busana Serasi, Favorit, Busana Terbaik, dan Terkompak.

Turut hadir dalam acara tersebut, GM Royal Ambarrukmo Hotel Herman Curbois, Ketua DPRD DIY, Ketua DPRD Kabupaten/Kota se-DIY, Forkopimda DIY, serta hadirin tamu undangan lainnya. (jogjaprov.go.id)

Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 Jogjaterkini.com